Archive for the ‘koleksi laktat’ Category

h1

birder ‘n mangrover

December 15, 2008

Teluk Awur, Minggu, 30 November 2008

on-the-spot(bersama teman Mangrover Kesemat

Akhir bulan November kemarin teman-teman SBC berkunjung ke hutan mangrove Teluk Awur garapan dari teman-teman KESEMAT, Kelautan UNDIP. Beberapa hari sebelumnya SBC dapat berita bahwa hutan mangrove tersebut dihuni oleh beberapa jenis burung. Mereka menyebutnya dengan BBM (Burung-Burung Mangrove).
Hari Minggu kami mendapat undangan ke hutan Mangrove tersebut. Berangkat dari rumah untuk kumpul di basecamp KESEMAT daerah Ngesrep Barat jam 6.30. Sampai di Base camp kami, disambut oleh tuan rumah. Mas Nanto menyambut kami dengan hangat, sehangat teh yang disodorkan kepada kami.

Read the rest of this entry ?

h1

manisnya senioritas

December 3, 2008

manisnya_senioritas

Senior dan Yunior. Sepasang kata yang tabu diucapkan saat ini. Hanya boleh dimunculkan saat terjadi kekerasan dalam dunia pendidikan. Kata Senior selalu diidentikkan dengan tersangka, dan Yunior adalah sang korban.

Saat ini sudah tidak ada konteks Senior dan Yunior. Jadi, berhubung posisinya sejajar, ya tidak ada yang mau kasih masukan atau pertimbangan. Juga tidak ada yang mau menerima masukan atau pertimbangan. Lha wong levelnya sejajar.

Andai semua berjalan sesuai dengan jalan yang benar tentu Senior dan Yunior akan selalu bersinergi menciptakan karya-karya yang indah, penuh warna.

Andai senior tidak menjadi ‘sok senior’. Senior yang selelu memberi ‘wejangan’, kritikan, masukan, pertimbangan karena sudah syarat akan asam garam.

Andai juga yunior tetap mau menerima masukan dari senior dan tidak memposisikan pada posisi psikologis sebagai orang yang ‘digurui’. Tentu semuanya akan lebih hidup.

Sebuah khayalan menerawang saat Senior itu menjadi yang ‘digdaya’. Sesosok yang dimulyakan, sosok yang diberi kemudahan, kenikmatan. Sosok yang diberi pelayanan ekstra layaknya majikan. Khayalan itu terekam dalam gambaran di atas. Manisnya Senioritas.

h1

Gembel Warning

October 21, 2008

Sudah lama nggak ngeblog, tangan gatel-gatel. Obat kulit segala merek udah dicoba nggak menetralisir sedikitpun.

Bulan puasa kemaren diajak temen-temen and senior buat buka bersama di Sitinggil (Siti Inggil :Jawa). Jakarta. Aku menyebutnya Siti Inggil , Siti dalam bahasa Jawa berarti Tanah, Inggil dalam bahasa Jawa berarti Tinggi. Siti yang inggil derajatnya, siti yang inggil harganya, siti yang inggil daya tariknya.

Bertempat di sebuah restoran Thailand di daerah sekitar Blok M. Read the rest of this entry ?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.