Archive for the ‘buah pikir’ Category

h1

manusia sampah

May 6, 2011

SAMPAH. Dalam definisi kamus besar bahasa Indonesia adalah barang atau benda yang dibuang karena sudah tidak terpakai lagi. Masalah sampah bukan hal yang sepele untuk diselesaikan. Masalah sampah sudah menjadi masalah global. Karena dampak negatif dari  sampah mengena ke seluruh dunia melalui media air, sungai dan laut.

Sampah yang paling mendominasi sebagai masalah lingkungan adalah sampah plastik dari produsen makanan yang menggunakan plastik sebagai kemasannya. Sampah plastik ini jika di darat mengakibatkan tanah tertutup dari air, pertumbuhan tumbuh-tumbuhan terhambat karena tanah tertutup plastik. Di air sampah terhanyut ke laut melalui sungai. Sampah-sampah plastik ini menjadi masalah karena dapat termakan oleh makhluk-makhluk hidup di laut. Di udara, sampah palstik yang dibakar menimbulkan zat-zat karsinogenik penyebab kanker. Read the rest of this entry ?

h1

Bunuh ekonomi diri

March 14, 2011

Judul yang aneh……..

Di suatu sore menjelang malam saya sedang dalam perjalanan menuju rumah. Saat itu hujan deras. Dalam perjalanan tersebut saya mampir ke warung makan dekat pasar sembari menunggu hujan agak reda. Berjajar di sana ibu-ibu dan bapak-bapak yang terhanyut dengan lamunan masing-masing. Menatap tiap rintik hujan yang jatuh ke tanah. Beberapa diantaranya sedang asyik dengan sebatang rokok yang ada di jarinya.

Seorang pria separuh baya menatap kepada saya dan bertanya. “Badhe ten pundi, mas?’, (mau kemana mas?)sang bapak membuka percakapan. “Badhe ten wingking peken, pak“, (mau ke belakang pasar, pak) jawabku. “Owh…, mahasiswa nopo sampun ngasto ten pundi?” (mahasiswa atau kerja dimana). “Kulo pun makaryo ten Brebes, pak“(Saya sudah bekerja di Brebes,pak). “Wah kepenak nggih mas njenengan niku“(Wah kalau kamu sudah nyaman ya). “Nyaman pripun to pak?“(Nyaman gimana pak?). Beliaupun menuturkan keluh kesahnya dan ceritanya yang begitu panjang. Jadi saya rangkum menjadi beriku ini. Read the rest of this entry ?

h1

revitalisasi peran akademisi

January 29, 2010

Akademisi sebagai bagian dari pembangunan bangsa dan Negara, memiliki peran yang sangat vital. Selain sebagai pensuplai SDM yang handal dan terampil, akademisi juga berperan dalam membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan-kebijakan pembangunan daerah. Selain itu juga sebagai komponen yang bersifat independen untuk mengawal dan mengawasi setiap kebijakan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Namun sayang, saat ini peran akademisi bagi pembangunan daerah, bangsa dan Negara masih tersingkirkan. Pemerintah pusat/daerah dan Universitas/Perguruan Tinggi cenderung berjalan sendiri-sendiri dan  menjadi bagian yang terpisah. Akibatnya, program pemerintah tidak berjalan dengan baik, sosialisasi program sangat minim dan tidak menyentuh masyarakat lapisan bawah, serta pemerintah berjalan korup dan tidak terawasi dengan baik. Read the rest of this entry ?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.