revitalisasi peran akademisi

January 29, 2010 dwiputranto Leave a comment

Akademisi sebagai bagian dari pembangunan bangsa dan Negara, memiliki peran yang sangat vital. Selain sebagai pensuplai SDM yang handal dan terampil, akademisi juga berperan dalam membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan-kebijakan pembangunan daerah. Selain itu juga sebagai komponen yang bersifat independen untuk mengawal dan mengawasi setiap kebijakan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Namun sayang, saat ini peran akademisi bagi pembangunan daerah, bangsa dan Negara masih tersingkirkan. Pemerintah pusat/daerah dan Universitas/Perguruan Tinggi cenderung berjalan sendiri-sendiri danĀ  menjadi bagian yang terpisah. Akibatnya, program pemerintah tidak berjalan dengan baik, sosialisasi program sangat minim dan tidak menyentuh masyarakat lapisan bawah, serta pemerintah berjalan korup dan tidak terawasi dengan baik. Read more…

reformasi perjuangan mahasiswa

January 29, 2010 dwiputranto Leave a comment

Mahasiswa sebagai agen perubahan, memiliki potensi yang sangat besar untuk merubah nasib bangsanya. Sebagai agen perubahan mahasiswa dianggap bisa menjadi pemacu/penginduksi/premarkasa atau akselerator/katalisator perubahan bangsa. Ke arah yang lebih baik atau lebih buruk tergantung dari hati nurani mahasiswa itu sendiri.

Sejarah mencatat generasi muda cendikia ini meiliki peran yang sangat besar dalam membangun bangsa. Pada masa pra kemerdekaan, generasi muda cendikia merubah perjuangan bangsa yang semula bersifat kedaerahan menjadi bersifat nasional. Persatuan dan Kesatuan generasi muda diikrarkan dalam Sumpah Pemuda. Pada masa menjelang kemerdekaan, generasi muda yang menolak kemerdekaan diberikan oleh Jepang dan mendesak founding father untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Read more…

dalam uang 1000 rupiah

January 29, 2010 dwiputranto Leave a comment

Sudah seminggu ini saya menerima uang kembalian (berupa uang seribuan rupiah) dengan aksesoris tambahan berupa solasi yang menempel padanya. Dan kejengkelan saya semakin menjadi karen hampir setiap hari saya mendapatkan uang seribu rupiah yang sudah sobek. Jika menggunakan analogi sederhana (meskipun sangat tidak tepat): JIka dalam 7 hari berturut-turut saya mendapatkan uang seribu rupiah yang sobek berarti uang sobek yang beredar di sekitar saya cukup banyak sehingga peluang terdapatkan oleh saya cukup besar pula. Pertanyaannya berapa uang sobek yang berputar di seluruh Indonesia? Read more…